Universitas Alwashliyah

Universitas Alwashliyah – Universitas Alwashliyah atau di singkat dengan sebutan UNIVA merupakan salah satu perguruan tinggi di Sumatera Utara yang didirikan pada tanggal 18 Mei 1958. Pada mulanya bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pelajar-pelajar yang telah menamatkan pendidikan di tingkat SLTA, Al Qismul`Ali atau Muallimin.

Baca juga: Universitas Musamus Merauke

Sejarah Universitas Alwashliyah

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri sejarah berdirinya Universitas Al-Washliyah (UNIVA). Sebagaimana umum diketahui, universitas ini adalah salah satu universitas tertua di Sumatera Utara, dan pernah mengalami perkembangan yang siginifikan. Karena aspek sejarah perkembangan ini belum banyak dikaji, study ini akan memahami perkembangan dan dinamika intelektual yang terjadi pada Universitas tersebut dengan harapan dapat menemukan sisi-sisi positif yang perlu dikembangkan untuk masa mendatang.

Di dalam penelitian ini penulis menggunakan metodologi pendekatan sejarah yaitu penelitian dengan menggunakan analisis sejarah. Sumber data yang dikaji baik primer maupun sekunder diperoleh melalui observasi, interview dan studi dokumen, dan dikaji secara triangulasi untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan valid. Data-data tersebut kemudian dianalisis dari segi kronologis untuk menemukan aspek kesejarahannya.

Dari penelitian diperoleh beberapa kesimpulan penting sebagai berikut: UNIVA yang didirikan tahun 1958 telah dapat bertahan menjadi universitas yang berkualitas pada dua dekade awal pendiriannya 1958-1978. Kemajuan universitas tersebut dibuktikan dengan adanya sejumlah fakultas baik di Medan, Labuhanbatu dan Sibolga, bahkan di luar Sumatera seperti Jawa dan Kalimantan.

Kemajuan tersebut adalah berkat usaha para pendiri dan pengelola dari organisasi Al-Washliyah yang memiliki reputasi sebagai ulama, eksekutif dan legislatif, di samping dukungan dari masyarakat Sumatera Utara yang merupakan mayoritas Muslim Sunni atau disebut ”Ahlussunnah wal jama’ah”. Masyarakat memilih UNIVA sebagai tempat pengkaderan dan pensosialisasian paham ”Ahlussunnah wal Jama’ah” dan usaha untuk membendung paham komunis yang berkembang pada waktu itu.

Dari segi kepemimpinan UNIVA pada masa-masa awal lebih mengutamakan keahlian dan profesionalitas akademis. Namun belakangan, periode kepemimpinan yang terlalu lama menyebabkan awal dari kemunduran di mana muncul sikap diktator dan nepotisme. Adanya anggapan UNIVA milik seseorang, tidak adanya transparansi serta sempitnya wawasan menyebabkan munculnya konflik selama 7 tahun.

Selama masa konflik inilah UNIVA mengalami kemunduran, apalagi dengan meninggalnya satu persatu tokoh panutan. Dengan berdiri universitas lain dan IAIN maka berkuranglah minat masyarakat untuk memilih UNIVA sebagai universitasnya. Setelah konflik berkepanjangan, belakangan muncul tokoh-tokoh yang dapat melakukan islah dan secara berangsur-angsur universitas ini mulai menunjukkan kemajuan.

Visi Dan Misi Universitas Alwashliyah

Visi Universitas Alwashliyah

“Menjadi Universitas ungulan yang islami di kawasan asia tenggara 2036.”

Misi Universitas Alwashliyah

> Pengembangan dan penyebaran ilmu, teknologi, budaya dan seni yang berjiwa islam, dalam rangka membentuk sarjana muslim dan pemimpin bangsa yang bertakwa dan berakhlak mulia, yang mempunyai keunggulan dalam keilmuan, keislaman, kepemimpinan, keahlian profesional dan kemandirian, berilmu amaliah dan beramal ilmiah.

> Melaksanakan manajemen kelembagaan, kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dengan tingkat aktualisasi dan reabilitas yang tinggi.

>Melakukan pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas integral (keimanan, keislaman, keadaban, moralitas dan konkritisasi keilmuan), sesuai kebutuhan masyarakat yang selalu berkembang.

Fakultas Universitas Alwashliyah

  • Fakultas Agama Islam
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Teknik
  • Fakultas Ekonomi
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *